loading...

Ancam dan Peras Camat, Anggota KKB dan Sepucuk Airsoft Gun Diamankan

Polisi memperlihatkan pelaku dan barang bukti saat konferensi pers. Foto: AJNN.Net/Sarina
LHOKSEUMAWE - Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Lhokseumawe menangkap BT (36) anggota Kelompok Kriminal Bersenjata diduga telah mengancam dan memeras camat di Kecamatan Sawang. Senjata yang dimilikinya itu, didapati dari AB alias Tentra Raman yang tewas dalam kontak tembak beberapa bulan lalu. 

Kapolres Lhokseumawe AKBP Ari Lasta melalui Kasat Reskrim AKP Indra T Nugraha Herlambang mengatakan, berdasarkan hasil pengembangan dari kasus Tentra Raman, saat itu kehilangan senjata laras pendek, senjata itu tidak ditemukan di tubuh AB ketika dilumpuhkan. “Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya kami menemukan keberadaan senjata tersebut, yakni ada di tangan BT,” kata saat konferensi pers di Mapolres Lhokseumawe, Senin (6/1).

 Sambung Kasat, awalnya senjata tersebut berwarna silver, lalu dirubah dengan cat menjadi warna hitam. “Senjata itu digunakan untuk memeras Camat Sawang pada 9 Juli 2019 lalu sekitar pukul 11.00 WIB, saat itu tersangka menghubungi camat dan meminta uang Rp1 juta. Tersangka juga menodong senjata ke camat itu,” ujarnya. Mendapatkan informasi itu, sambung Kasat, pihaknya melakukan penyelidikan sehingga berhasil menangkap tersangka pada Jumat (3/1) di rumahnya. Namun, sejauh ini terkait keterkaitan tersangka dengan Tentra Raman masih dalam proses pengembangan. 

“Kemungkinan anggota Tentra Raman masih ada, namun untuk jumlahnya berapa belum bisa kami publik,” ujarnya. Kasat juga mengimbau kepada masyarakat, apabila masih adaatau menyimpan senjata api segera menyerahkan secara sukarela, dan akan dilindungi dari hukum. Namun, jika tidak, dan ditemukan oleh Aparat Kepolisian maka akan ditindak tegas. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 335 ayat (1) KUHP Sub Pasal 1 ayat (1) UU RI nomor 12 tahun1951 tentang senjata api dan bahan peledak dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara. (ajnn)

Post a Comment

0 Comments