Tech News

loading...

Find Us OIn Facebook

Kasus

JASA: BRA jangan Bermain-Main dengan Anak GAM

Jihar News, JASA: BRA jangan Bermain-Main dengan Anak GAM
JASA: BRA jangan Bermain-Main dengan Anak GAM
LHOKSEUMAWE - Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (JASA) Wilayah Samudra Pasee, Angkat Bicara Terkait persoalan Pelatihan Life Skill yang diadakan oleh Badan Rentegrasi Aceh (BRA) di hotel lido graha kota Lhokseumawe beberapa hari yang lalu (14/11/2019). 

JASA menganggap pelatihan life skill tersebut tidak sesuai dengan fakta di lapangan karena BRA Pusat dalam melaksanakan pelatihan life skill dalam rangka pemberdayaan ekonomi itu tidak melibatkan masyarakat yang terimbas konflik.

Hal itu disampaikan oleh ketua Umun JASA Aceh Utara, Muklis Bin Said Adnan kepada wartawan Kamis (14/11/2019). "BRA Pusat secara prosedur dinilai sudah menyalahi aturan, karena seharusnya korban konflik,Napol,Tapol,eks kombatan,yang diprioritaskan dalam kegiatan pelatihan life skill itu," ungkap muklis

Menurutnya, dalam pelatihan life skill itu menyebut pesertanya antara lain eks kombatan, eks tahanan dan narapidana politik (tapol/napol), dan masyarakat terimbas konflik. "Faktanya, tidak ada satu pun dari korban konflik yang tergabung dalam JASA yang mengikuti dalam pelatihan life skill tersebut, bahkan banyak Mahasiswa Aktif yang bukan korban imbas konflik yang menjadi Peserta di dalamnya, Bahkan dari panitia pelaksana Sendiri sama sekali bukan eks kombatan bahkan korban konflik," ungkap Muklis

Dalam hal ini, membuat Muklis berikut, dan semua Anak Syuhada sebagai korban konflik menyampaikan kekecewaannya terhadap BRA Pusat. "Pihak BRA harus bertanggung jawab atas hal ini, yang tidak mengkontrol ke lapangan sehingga terjadinya kekeliruan seperti yang terjadi sekarang ini, siapa yang bermain sehingga kami pun tak mengetahui, kami merasa tidak dihargai bahkan kami merasa pihak BRA sudah mendiskriminasikan Hak-Hak kami, kami meminta supaya pihak 3 yang memasukkan peserta pelatihan yang bukan korban konflik harus di proses, atau kami sendiri yang akan bertindak," beber Muklis penuh kecewa.

Dalam hal ini, Muklis juga menganggap kegiatan yang digelar oleh BRA Pusat bukan hanya tidak tepat sasaran, tapi juga hanya untuk menghabiskan anggaran saja, dan seperti proyek keluarga, "Kami kecewa kepada ketua BRA Pusat yang tidak profesional. (peraknews)

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "JASA: BRA jangan Bermain-Main dengan Anak GAM"

Post a Comment