Tech News

loading...

Find Us OIn Facebook

Kasus

Mahasiswa Pasee Kepung DPRK Lhokseumawe

Jihar News,Mahasiswa Pasee Kepung DPRK Lhokseumawe
Mahasiswa Pasee Kepung DPRK Lhokseumawe
LHOKSEUMAWE - Aksi unjuk rasa menolak RUU yang tidak prorakyat dan kontroversi juga dilakukan oleh  ribuan massa dari Aliansi Mahasiswa Pasee (AMP) di depan gedung DPRK Lhokseumawe, Aceh, Selasa (24/09/2019). 

Massa yang tergabung dari berbagai kampus di Aceh utara dan Kota Lhokseumawe tersebut melakukan long march dari lapangan hiraq menuju gedung DPRK Lhokseumawe. Dengan pengawalan ketat pihak kepolisian, massa masuk ke halaman gedung tersebut untuk menyampaikan aspirasi.

Koordinator Aksi, Arisky RM, dalam orasinya menyampaikan bahwa pihaknya menuntut presiden RI Jokowidodo bertanggung jawab masalah penanganan yang serius tentang dampak kabut asap yang harus lebih maksimal serta menghentikan upaya pelemahan KPK.

Massa mengecam pergerakan DPR yangdianggap  masif dan ngotot untuk melemahkan KPK serta hak impunitasnya. Termasuk didalamnya revisi KUHP yang dinilai mengebiri demokrasi. Revisi KUHP akan dijadikan alat kepentingan politik oleh para elite.

"Kami menolak TNI-Polri yang menduduki jabatan sipil. Dalam UUD RI kebebasan berpendapat adalah hak warga negara, serta menjadi dasar hak asasi manusia. Ketika ada upaya pembatasan oleh negara, maka demokrasi negeri ini telah terancam," sebut Arisky.

Pihaknya juga meminta presiden agar mengeluarkan Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perppu) untuk mencabut RUU KPK. Membangun pusat rehabilitasi dan penanganan korban asap dan menyediakan  pengobatan gratis kepada korban yang sakit akibat asap.

Setelah mereka menyampaikan orasi dan menyerahkan petisi kepada pimpinan DPRK Lhokseumawe, kemudian massa beranjak melanjutkan aksinya di DPRK Aceh Utara untuk menyampaikan tuntutan yang sama. (Mad)

Sign up here with your email address to receive updates from this blog in your inbox.

0 Response to "Mahasiswa Pasee Kepung DPRK Lhokseumawe"

Post a Comment