Search This Blog

Dihina Oknum Guru, Ternyata Bankir Dunia Adnan Ganto Sampai Senator Haji Uma Besar Di Buloh Blang Ara

Warga Buloh Blang Ara Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara belakang ini dibuat kesal oleh salah satu oknum guru berinisial S, postingan guru salah satu SMK ternama di Aceh utara itupun bebentut panjang.
Share it:
Jihar News, Dihina Oknum Guru, Ternyata Bankir Dunia Adnan Ganto Sampai Senator Haji Uma Besar Di Buloh Blang Ara
Tokoh pernah besar di Buloh
ACEH UTARA, JIHARNEWS.com : Warga Buloh Blang Ara Kecamatan Kutamakmur Kabupaten Aceh Utara belakang ini dibuat kesal oleh salah satu oknum guru berinisial S, postingan guru salah satu SMK ternama di Aceh utara itupun bebentut panjang.

Berencana membagikan link berita tentang permintaan maaf penulis Disertasi Seks Tanpa Nikah Halal, S malah menyudutkan warga Buloh Blang Ara.

Sontak saja, ketua Komite Mahasiswa dan Pelajar Kutamakmur (KOMPAK),Ody Yunanda sampai Ketua DPRK Aceh Utara, Arafat mengultimatum mantan Tata Usaha SMAN 1 Syamtalira Bayu itu.

Tak tangung - tanggung, Ketua KOMPAK menuntut permintaan maaf sang guru kepada masyarakat Buloh secara tertulis di media masa selama satu bulan penuh serta meminta Bupati Aceh Utara dan Kepala Dinas Pendidikan Aceh untuk mutasi tugas yang bersangkutan ke daerah terpelosok.

Kasus ujaran kebencian tersebur sampai turun tangan ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) Lhokseumawe, Safriza, SH untuk menengahi konflik kedua pihak. Didampingi Safrizal, S menemui ketua DPRK Aceh Utara pada Jum'at, (06/09/2019) kemarin dan meminta maaf kepada masyarakat Buloh.

Seperti diketahui, Buloh Blang Ara merupakan salah satu daerah terpelosok di Kabupaten Aceh Utara, Aceh. Namun jangan anggap remeh, Daerah basis Konflik Aceh tersebut ternyata banyak melahirkan tokoh - tokoh ternama, bahkan Teuku Muda Husin, Bupati Pertama Aceh utara merupakan Putra Asli berdarah Buloh Blang Ara.


Berikut tokoh tekenal asal Buloh Blang Ara dari bankir dunia hingga komedian lokal.

1. Adnan Ganto
Jihar News, Dihina Oknum Guru, Ternyata Bankir Dunia Adnan Ganto Sampai Senator Haji Uma Besar Di Buloh Blang Ara
Adnan Ganto
Adnan Ganto merupakan Bankir Dunia yang lahir di Buloh Blang Ara, Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara pada 4 Februari 1947, merupakan sosok yang gigih memperjuangkan cita-citanya sejak usia belia. Dilansir dari regional.kompas.com, ia bahkan harus bersusah payah mengenyam pendidikan lantaran sang hanya seorang Tentara Keamanan Rakyat (TKR) yang merupakan cikal bakal TNI dan pensiun di tingkat Kopral. Bahkan, ia merasakan sulitnya naik kereta api dari Lhokseumawe ke Kota Langsa untuk menamatkan pendidikan Sekolah Menengah Atas (SMA).

Namun, semua hal tersebut dijalaninya dengan penuh keihklasan dan kesabaran. Terlebih, ia berhasil menamatkan pendidikan dasar hingga perguruan tinggi di luar negeri. Laman steemit.com menuliskan, Adnan berhasil menyelesaikan pendidikan dasarnya di Sekolah Rakyat Islam (SRI) Kareung, Kabupaten Aceh Utara dan melanjutkan sekolah tingkat atas di Kota Langsa. Karena kecerdasannya, ia juga berhasil menamatkan pendidikan magisternya di Harvard Business School, Boston, Massachusetts, Amerika Serikat dan berkarir sebagai bankir profesional setelah lulus.

Berbekal kecerdasannya di bidang ekonomi, Adnan mulai merintis karirnya di bidang perbankan luar negeri. Seperti yang dikutip dari steemit.com, ia mulai bekerja di di Pierson Bank NV, Amterdam, Belanda, yang akhirnya bergabung dengan Amro Bank NV Amsterdam. Di sana, jabatan terakhir Adnan adalah sebagai Senior Vice President dan Regional General Manager di Hong Kong pada tahun 1984. Karirnya kemudian berlanjut di Morgan Bank Ltd yang berbasis di London dengan jabatan terakhir sebagai Executive Director. Sebagai bankir profesional, Adnan pernah ditugaskan di Hong Kong, Singapura, Jakarta, Amsterdam, London, Zurich, dan New York.

Berkat sederet pengalamannya bekerja di bidang perbankan luar negeri, sosok Adnan dipercaya oleh pemerintah Orde Baru untuk duduk di sejumlah posisi strategis. Dilansir dari regional.kompas.com, ia menjabat sebagai penasehat bidang ekonomi tujuh menteri pertahanan Republik Indonesia. Dalam buku berjudul Keputusan Sulit Adnan Ganto (2017) yang dikutip dari laman steemit.com, ia pernah menjadi penasihat bidang ekonomi Menteri Pertahanan Jenderal TNI (Purn) Leonardus Benyamin Moerdani. Adnan juga menjadi penasihat bidang ekonomi Menko Polhukam, Menteri Pertambangan dan Energi, Panglima TNI, dan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN).'

Tak ada kesuksesan tanpa usaha keras dan kerja yang cerdas. Adnan pun memberikan rumus keberhasilan dari kisah hidupnya sebagai anak desa yang menjadi bankir intenasional. Dilansir dari regional.kompas.com, disiplin, fokus, dan integritas merupakan kunci sukses seorang Adnan Ganto. Tak lupa, adanya kesempatan juga bisa memperlebar peluang untuk meraih keberhasilan. “Terpenting ketika sukses jangan lupa membangun kampung halaman,” pungkasnya yang dikutip dari regional.kompas.com.

2. Teuku Edward
Jihar News, Jihar News, Dihina Oknum Guru, Ternyata Bankir Dunia Adnan Ganto Sampai Senator Haji Uma Besar Di Buloh Blang Ara
Teuku Edward
Pilot Haji asal Aceh Teuku Edward juga berdarah Buloh Blang Ara, Putra dari pasangan Teuku Arby Ali Basyah dan Cut Intan Elly ini menyebutkan sudah memiliki 13.000 jam terbang. Ayahnya berasal dari Blang Glumpang, Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara, sedangkan ibunya dari Buloh Blang Ara Kecamata Kutamakmur, Aceh Utara.

Selain ke Arab Saudi, Edward juga sering bertugas ke Eropa, Cina, dan Jepang dengan berbagai jenis pesawat penumpang. Ia mengaku, pertama kali mendapat tugas membawa JCH Aceh ke Tanah Suci pada tahun 2000-an dengan pesawat Airbus.

3. Sudirman (Haji Uma)
Jihar News, Jihar News, Jihar News, Dihina Oknum Guru, Ternyata Bankir Dunia Adnan Ganto Sampai Senator Haji Uma Besar Di Buloh Blang Ara
Haji Uma
Siapa yang tidak kenal dengan Haji Uma, sebelum melenggang ke senayan menjadi anggota DPD, beliau merupakan Ayah Yusniar dalam serial komedi Aceh, Eumpang Breuh.

Walaupun lahir ddi Puntuet pada 10 November 1974, namun haji uma pernah dibesarkan di Desa Pante Bahagia, Buloh Blang Ara.

Pada Pemilu tahun 2014, Haji Lolos ke Senayan dengan perolehan suara 136.964, Sudirman yang sebelumnya dikenal sebagai komedian asal Aceh dengan nama Haji Uma ini menegaskan tentang nasionalisme di Aceh, oleh sebab itu beliau berharap bahwa sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara merupakan upaya menumbuhkembangkan semangat nasionalisme. Dengan tingginya semangat nasionalisme ini, maka kecintaan terhadap Bangsa Indonesia semakin meningkat.

"Dengan tumbuhnya rasa nasionalisme, maka turut tumbuh pula semangat persatuan dan wawasan nusantara, sehingga ikut merasa memiliki satu sama lain," kata Sudirman.

Indonesia, kata dia, merupakan bangsa yang besar dan memiliki perbedaan keberagaman. Nasionalisme inilah menjadi perekat keberagaman dan perbedaan tersebut.

4. Leman Mentri (Apa Lahu) dan Mustafa Kamal (Kuya Ali)
Jihar News, Jihar News, Jihar News, Jihar News, Dihina Oknum Guru, Ternyata Bankir Dunia Adnan Ganto Sampai Senator Haji Uma Besar Di Buloh Blang Ara
Apalahu dan Kuya Ali
Komedian Acehyang sering mengocok perut anda, Leman Mentri alias Apa Lahu juga putera Asli Buloh Blang Ara. Apa Lahu lahir dan dibesarkan di Desa Blang Riek, Buloh Blang Ara Kecamatan Kutamakmur, Aceh Utara.

Apa Lahu dan Kuya Ali merupakan saudara sekandung. Meumulai karir di dunia lawak, Apa Lahu dan Kuya Ali bermain drama melalui pangung - ke pangung, lapangan ke lapangan.

Kemudian Apa Lahu dan Kuya Ali bergabung bersama Restu Record kemudian mengorbit sebuah album lawak berjudul "Apa Lahu Panyang 2 Mete". sukses pada album pertama, keduanya kemudian mengorbit album kedua berjudul "Apalahu Jak Sikula".

Saat ini, Apalahu yang tinggal di Desa Masjid Cunda, Lhokseumawe dan Kuya Ali warga Blang Jruen Aceh Utara masih aktif di Dunia komedi, bahkan keduanya pun pernah bergabung dalam serial Eumpang Breuh bersama Haji Uma.
EDITORIAL
Dikutip dari berbagai sumber
Share it:

Editorial

Post A Comment: